Senin, 16 Mei 2011

My spirit

30 Agustus 1990, pada hari itu aku dilahirkan kedunia yang tak tahu akan seperti apa kisahku kelak. Alhamdulillah mereka ternyata merawatku sampai saat ini, detik, menit, jam, bulan, tahun ini.
Terima kasih wahai ayah ibu lebih akrabnya aku panggil mereka mama papa..

Pengorbanan yang telah mereka perjuangkan demi seorang bayi 8 bulan (prematur) , dengan gigih mereka memberiku asupan - asupan yang kuat disela kehidupan yang pas-pasan itu, memperjuangkan kehidupanku , tanpa keluh lelah mereka mendampingi aku. Ya, itu aku si bayi 8 bulan dengan kelemahan  yang hanya dimilikinya, dan tak tahu apa itu harapan dan perjuangan.

Harapan dan perjuangan??? Mereka memperkenalkan aku dengan kata-kata itu, sungguh aku tak tahu makna itu bagaimana dan sampai kapan aku akan memperolehnya.

Harapan...
Sampai detik ini pastinya masih terdengar harapan mu ayah ibu bahkan tidak hanya kalian yang memilikinya begitu pun aku. Aku yang mempunyai harapan agar kalian bangga.
Ya,, hanya itulah yang bisa aku haturkan pada mu papa mama, apalagi yang bisa ku suguhkan pada kalian??? Walaupun sebongkah emas, berlian bahkan sepetak istana pun belum bisa aku berikan kepadamu, aku mungkin saja hanya mampu memberikan secarik senyuman diantara kedua pipi kalian,,
Ya!!! "Senyuman".  Senyuman kalian menghentikan semuanya, menghentikan keluh kesah, menghentikan keputusasaan, menghentikan derita sakit, menghentikan gerak-gerik sekitarku.senyuman kalian memberiku kekuatan, senyuman kalian mengawali lahirnya aku ke sisi ini.

Perjuangan…
Apa daya lagi yang harus kutulis dalam sebidang layar ini tentang perjuangan kalian??? Rasanya tidak akan pernah cukup bahkan tidak akan pernah ada habisnya ..
Demi aku kalian rela beralas ubin, demi aku kalian rela berselimut angin, demi aku kalian rela didera hujan, demi aku kalian rela………
Papa mama,, sungguh tak ada daya aku menulis ini, tak akan terhitung dengan apapun perjuanganmu, memang aku tak pernah meminta, tapi kalian selalu menyuguhkan, menghadirkannya didepan awakku.
Papa mama,, sungguh aku adalah anak yang tak ada artinya tanpa kalian, perjuangan kalian dari 8 bulan hingga 20 tahun ini, ternyata masih sulit untuk aku ungkapkan..
Walaupun aku ini adalah duri,, kalian selalu menjaganya agar duri ini tak melukai orang lain.
Walaupun aku ini adalah racun, kalian memberi penawarnya..
Wlaupun aku ini badai,, kalian yang menenangkannya..
Kalian…..

Papa…
Laki-laki gagah yang membimbingku selama 20 tahun ini, membuat aku seperti putri di istana,, memberikanku apa saja yang aku inginkan bahkan yang sangat tidak aku butuhkan..
Papa,, walau dalam gerakmu kau seperti hitler, tapi aku tahu kau seperti raja yang memperhatikan kepentingan rakyatmu..
Jelas,, aku tahu walau kau tak pernah menjelaskan padaku,
Aku tahu bagaimana kau melihat, melirik bahkan ber imaginasi tentang aku,,
Aku tahu itu papa,,
Aku tahu setiap doamu ,, ada nama ku yang kau haturkan kepada-Nya,
Aku tahu itu, walau kau pikir aku tak tahu,,
Aku tahu apa harapanmu untukku,, walaupun hanya tersirat di pelupuk mataku
Aku tahu papa,,
Di balik keegoanmu ada Keringatmu, sakitmu, pedihmu, perihmu, gundahmu, bahkan doamu  hanya semata-mata untuk aku yang biasa ini..
Papa, aku sangat menyayangimu,
Papa, aku sangat merindukanmu,
Papa, aku rindu pelukanmu,
Papa, aku rindu senyummu,
Papa, aku ingin gurauanmu,
Papa, terima cium hangat ku ini
Papa, terima maafku ini
Papa, kaulah penyemangatku…..

Mama….
Seorang wanita yang kuat, tegar, mungkin hanya sedikit saja rasa lemahmu yang nampak bagiku ini…
Mama,, 8 bulan bulan kau izinkan aku tidur diruangan mu, 20 tahun kau terima aku apa dayanya
kau ajarkan semua kehidupan yang aku tempuh
kau perhatikan tahapan-tahapanku
Kau berikan aku air matamu untukku
Kau suguhan senyumanmu dipelupuk ku
Kau ajari aku dengan amarahmu
Aku berikan kau kegundahan, tangisan, bahkan amarahku, keegoanku yang kau terima semua itu..
Mama ,, jangan lah kau menangis, jangan kau bersedih aku tak mampu melihatmu lemah..
Mama,, dibalik keamarahanmu, aku mengerti semuanya, aku mengerti apa artinya, aku mengerti apa yang harus ku lakukan, aku mengerti semua itu mama…
Mama…
Kaulah ratu yang menyejukkan jiwa,,
Kaulah wanita yang memberiku ketegaran
Kaulah yang memberiku kemandirian
Kaulah yang membuat aku mengerti apa yang seharusnya aku tahu
Kaulah  membuatku mengeri cinta
Kaulah dia..
Terima lah aku diletak surgamu mama,,
Terimalah maafku,
Terimalah ciumku,
Terimalah tangisku ,
Terimalah mama……..

Papa Mama…
Terimalah aku diletak surgamu
Terimalah aku didekapmu
Terimalah aku dalam setiap pikiranmu
Terimalah aku disetiap langkahku
Terimalah aku dalam kasihsayangmu
Terimalah aku sebagai penyejuk kalian
Terimalah tangisku ini,,
Tangis ku yang ku haturkan…
 untuk terimakasihku atas kerelaan kalian membimbingku
Terimakasihku atas kenakalanku,,
Terimakasihku atas amarahku,
Terimakasihku atas segala yang kalian relakan untukku

YA ALLAH…
Terimalah apa yang telah mereka perbuat untukku,,
Terimalah doanya
Terimalah ibadahnya
Terimalah doaku untuk mereka
Ampuni mereka Ya Allah
Ampuni aku yang menyusahkan mereka

Terima kasih Allah, Kau telah memberiku keluarga
Keluraga hatiku,
Keluarga jiwaku,
Keluargaku….

3 komentar:

  1. ihiiirrrr :)) Welcome to Our World dearest :*
    Please enjor our World with Our Words :))

    BalasHapus
  2. Ok honey,, I will enjoy it..
    And I need help $ my worl dearest :*

    BalasHapus
  3. ihiiiiww...
    U'r welcome mumps... #loh?!
    hahahahhahaa..

    BalasHapus